Haruskah Ada Rasa Panik?

Pernahkah anda melihat orang terdekat,teman,kerabat anda, atau bahkan orang lain ketika panik, takut, bingung, atau sedih? Bagaimana wajah mereka? Tetap terlihat mempesona atau bahkan kebalikan nya?

Panik biasanya kerap kali kita keluhkan dan hindari dalam kehidupan kita. Apakah panik itu seburuk yang kita fikirkan? Jawabnya TIDAK. Kenapa demikian? Mari kita sedikit bahas hal ini.

Saya  sering kali menjumpai teman atau karyawan yang dalam dirinya tidak juga ada rasa panik. Padahal deadline nya sudah mendekati hari yang ditentukan. Padahal pekerjaan itu kalau dilihat sudah pasti akan membutuhkan waktu lebih dari sehari. Dan saya bingung mengapa orang-orang tersebut menganggap enteng deadline waktu yang sudah ditentukan itu.

Nah dari sedikit uraian di atas, rasa panik, rasa tegang, rasa bingung, rasa kesulitan itu sangat dibutuhkan jika kita mau mengoreksi diri. Hal tersebut untuk memperbaiki hidup kita untuk memacu lebih baik dan memaksa kita untuk bekerja lebih keras.

Sangat banyak sekali orang yang tidak panik walaupun tahu sebenarnya deadline sudah hampir sampai, sehingga besok setelah terlambat cuma beralasan, “Wah, iya pak maaf terlambat tidak sempat diselesaikan.” Bahkan tanpa rasa bersalah sedikitpun. Wah ini sangat berbahaya sekali bukan?

Di dalam diri kita harus tertanam rasa panik. Rasa ini penting untuk memberi sinyal kita kalau deadline yang sudah ditentukan harus segera diselesaikan. Ini untuk memberitahu kita bahwa pekerjaan yang kita kerjakan belum selesai sehingga memicu kita lebih bersemangat dalam keterbatasan waktu yang ada.

Banyak sekali orang yang tidak memiliki rasa panik dan menganggap bahwa hidup ini berjalan dengan sendirinya. Usaha dan kerja keras yang besar, perubahan pada diri, dan semangat tempur akan menjadi lebih kuat bila ada rasa panik asal tidak berlebihan dan tahu cara menyelesaikan tugas pekerjaan kita.

Semoga bermanfaat.

Kebiasaan Sulit Diubah

Ada sebuah cerita turun temurun yang saya dengar dari ibu saya ketika saya berusia 12 tahun dan baru masuk SMP waktu itu.

Pada zaman dulu di desa saya,  ada satu keluarga yaitu seorang suami, istri, dan satu anaknya. Setiap hari kehidupan mereka serba kekurangan. Anak semata wayang nya hanya bisa sekolah sampai kelas 3 SD saja karena keterbatasan ekonomi di keluarga itu. Tiap pagi si istri bekerja membanting tulang sebagai seorang buruh tani. Siangnya ia berjualan pisang goreng keliling. Dan malam harinya ia masih harus menjadi buruh cuci dan setrika di rumah tetangganya. Hal itu ia lakukan setiap hari tanpa rasa lelah demi keluarganya bisa makan.

Yang saya pertanyakan waktu itu, “lantas suami nya kemana bu kok ndak kerja?” dan Ibu kembali melanjutkan ceritanya. Suaminya ternyata seorang pemabuk. Setiap harinya ia hanya mabuk-mabukan dengan teman-temannya.

Pemabuk ini selalu meminta uang ke istrinya setiap hari, tabungan istrinya pun ludes ia habiskan. Yang ia fikirkan hanya minta uang lalu digunakan untuk mabuk. Semua waktunya hanya untuk mabuk dan mabuk. Ketika pulang dari berkumpul dengan teman sesama pemabuk, ia selalu bertengkar dan minta maaf pada istrinya bahwa ia menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi. Tetapi kembali ia mabuk lagi dan terus berjanji lagi. Begitu seterusnya.

Sampai pada suatu saat ia terlalu banyak mabuk sampai over dosis dan mau sekarat, dia meminta ampun lagi kepada istrinya dan bersumpah untuk tidak mabuk lagi. Untuk meyakinkan istrinya ia pun memotong kesepuluh jari tangan nya. Dia mau memulai hidup baru katanya saat itu.

Untuk beberapa saat dia hidup dengan wajar dan normal tanpa mabuk-mabukan sekalipun sudah tidak punya jari. Sampai suatu saat ia bertemu lagi dengan teman-temannya dan diajak mabuk lagi tetapi saat itu ia menolak. Malam itu dia berfikir lama sekali. Keesokan harinya ia mencari para teman pemabuknya dan ikut mabuk lagi akhirnya.

Dari segelintir kisah ini bisa kita simpulkan bahwa kebiasaan itu sulit diubah, apalagi yang sudah mendarah daging. Butuh waktu dan usaha keras untuk merubah kebiasaan buruk. Lakukan hal dan rencana baik maka itu akan mendatangkan kebiasaan baik. Semoga bermanfaat.

The One Thing

Bagi para karyawan, hari Senin adalah hari yang ditakuti, hari yang dianggap menyebalkan padahal kalau saja kita bisa tanyakan pada hari Senin pasti ia jawab “ kenapa aku selalu dibenci?” Ahhh mustahil bisa berbicara dengan hari. Baiklah kita kembali fokus pada topik.

Biasanya hari Senin adalah harinya para karyawan membuat list kerja panjang yang berisi pekerjaan  dituntaskan hari ini ataupun minggu ini. Mungkin ada 10 hal untuk diselesaikan hari ini dan ada 50 hal yang harus diselesaikan minggu ini. Namun pertanyaan nya adalah benarkah semuanya penting dan harus?

Dulu saya pernah diajarkan oleh satu mentor hidup saya. Beliau mengajarkan untuk memilah dan memilih mana yang harus dikerjakan duluan, mana yang nanti, dan mana yang bisa ditunda. Semua itu butuh pemikiran yang jernih. Karena jika kita salah menentukan pilihan, maka deadline yang jadi amburadul resikonya.

Pernahkan di benak kita terpikir untuk menyelesaikan “Satu Hal” saja yang terpenting hari ini secara tuntas? Yang sebisa mungkin harus kita lakukan sebaik-baiknya. Fokus pada hal itu saja, yaitu hal yang terpenting. Dan hal lainnya biarkan jalan sendiri atau biarkan diselesaikan seadanya saja?

The One Thing adalah sebuah disiplin untuk memilah satu hal mana yang harus kita lakukan dari sekian banyak hal. Pemilihan inilah yang bisa membuat kita bisa lebih fokus pada hal itu saja. Melakukan dengan sebaik-baiknya dan dengan fokus yang benar.

Tentu tidak semua orang mempunyai kebebasan untuk mengatur waktunya “semaunya” sendiri. Tetapi bila bisa, apakah anda akan fokus pada satu hal saja?

Sukses itu sering terjadi karena adanya sebuah fokus, kerja luar biasa pada beberapa hal kunci saja.

 

Apa itu Sistem Pneumatic dan Hidrolik ???

Ada yang tau kenapa sekarang banyak para pengguna mesin pengisian dan pengemasan air minum berpindah ke mesin model pneumatik? Kenapa mesin model mekanik atau hidrolik  mulai ditinggalkan? Nah kali ini akan kita sedikit bahas perbedaan dari kedua model tersebut.

 

Pengertian Pneumatik (Andrew Parr. 2003) Istilah pneumatik berasal dari bahasa Yunani, yaitu ‘pneuma’ yang berarti napas atau udara. Istilah pneumatik selalu berhubungan dengan  teknik penggunaan  udara  yang bertekanan, baik tekanan di atas 1 atmosfer  maupun  tekanan di bawah 1 atmosfer (vacum).  Jadi pneumatik berarti terisi udara atau digerakkan oleh udara mampat (udara bertekanan). Sedangkan pengertian sistem hidrolik adalah suatu sistem yang memanfaatkan tekanan fluida sebagai power (sumber tenaga) pada sebuah mekanisme. Karena itu, pada sistem hidrolik dibutuhkan power unit untuk membuat fluida bertekanan. Kemudian fluida tersebut dialirkan sesuai dengan kebutuhan atau mekanisme yang diinginkan.

 

Sistem Pneumatik adalah sebuah teknologi yang memanfaatkan udara terkompresi untuk menghasilkan efek gerakan mekanis. Karena menggunakan udara terkompresi, maka sistem pneumatik tidak dapat dipisahkan dengan kompresor, sebuah alat yang berfungsi untuk menghasilkan udara bertekanan tertentu. Sistem kerja pneumatik mirip dengan sistem hidrolik. Tetapi ada beberapa bagian komponen yang sedikit berbeda, namun seperti aktuator (motor dan silinder), filter, dan solenoid valve memiliki prinsip yang sama dengan  sistem hidrolik. Perbedaan mendasar dari kedua sistem tersebut adalah fluida kerja yang digunakan, sistem hidrolik menggunakan fluida inkompresibel sedangkan pada system pneumatik menggunakan fluida kompresibel.

 

Perbedaan sistem dari kedua model tersebut adalah :

  • Pada fluida kerja, sistem hidrolik menggunakan fluida cair bertekanan sedangkan pada  pneumatic menggunakan fluida gas bertekanan.
  • Sifat compressibility (mampu tekan) dari sirkuit hidrolik lebih besar daripada sirkuit pneumatic
  • Udara bertekanan memiliki resistansi (tahanan) kecil terhadap aliran dan dapat dijalankan dengan lebih tepat daripada tenaga hidrolik
  • Sistem hidrolik sensitif terhadap kebocoran minyak, api dan kontaminasi. Sedangkan udara  bertekanan tidak mempunyai masalah seperti itu jika sirkuitnya dirancang dengan baik
  • Udara bertekanan dihasilkan oleh kompresor, tetapi sistem hidrolik membutuhkan pompa

 

Kelebihan dan kekurangan dari masing-masing sistem:

  1. Kelebihan sistem Pneumatik
  2. Hasil produk yang dihasilkan biasanya lebih banyak
  3. Lebih cepat dari hidrolik karena dibantu kompresor
  4. Ketersediaan udara yang tak terbatas
  5. Temperatur mudah diatur
  6. Aman

Kekurangan sistem Pneumatik

  1. Memerlukan instalasi peralatan tambahan penghasil udara seperti kompresor
  2. Mudah terjadi kebocoran
  3. Menimbulkan suara bising
  4. Mudah Mengembun

 

  1. Kelebihan sistem Hidrolik
  2. Ringan
  3. Mudah dalam pemasangan
  4. Sedikit perawatan

4.Memiliki tekanan kerja yang relatif lebih besar daripada sistem pneumatik, sehingga cocok untuk pekerjaan-pekerjaan berat.

Kekurangan :

  1. Proses kerja agak lambat jika dibanding pneumatik

 

Strategi Ampuh Kalahkan Pasar Bisnis

Di era tahun 2016 ini, banyak UKM mulai mengeluh dengan persaingan di dunia bisnis yang semakin ketat dan kompetitif. Hal ini mendorong para pelaku usaha kecil menengah mau tidak mau untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan usahanya agar bisa bersaing di pasar bisnis, termasuk menyusun strategi pemasaran.  Dengan begitu UKM bisa bertahan dalam persaingan dunia bisnis di era sekarang ini.

Nah untuk itu UKM harus bisa melakukan beberapa strategi jitu yaitu :

  1. Tentukan target pasar anda, hal ini dimaksudkan untuk membedakan mana konsumen yang akan dibidik. Dengan begitu anda bisa lebih fokus dalam menyiapkan program-program strategi sesuai target pasar.
  2. Lakukan promosi terhadap produk yang anda jual. Promosi bisa secara online melalui internet dengan cara membuat website perusahaan, berlangganan iklan di internet, bergabung dengan situs jual beli online seperti indonetwork, bukalapak, tokopedia, dll atau secara offline dengan menyebarkan brosur, pemasangan iklan di pamflet, membuat spanduk, dll tergantung kebutuhan promosi dan pasar yang anda bidik.
  3. Konsisten dalam melakukan strategi pemasaran yang sudah anda buat. Jika anda konsisten dengan strategi untuk mengembangkan usaha anda dan menjadi salah satu ahli (spesialis) di bidang yang anda geluti, konsumen dengan sendirinya akan percaya dan beralih kepada produk anda.
  4. Lakukan selalu inovasi dan berikan nilai tambah lebih pada produk anda agar konsumen tidak bosan dalam menikmati setiap produk yang anda berikan. Membuat produk beda dan unik akan membuat konsumen juga beralih ke produk anda. Pemberian garansi juga akan membuat konsumen lebih tertarik dengan produk yang ditawarkan.
  5. Berikan layanan prima kepada konsumen anda, dan pastikan semua konsumen mendapatkan layanan tersebut agar mereka menjadi konsumen yang loyal. Buatlah database untuk data konsumen anda, mana konsumen biasa atau pelanggan setia tergantung cara anda memberikan nama terhadap konsumen anda.
  6. Membangun branding yang kuat. Branding yang kuat biasanya dibangun dari strategi promosi yang baik juga. Misalnya seperti dunia mesin pengemasan dan pengisian yang saya geluti, memperkuat brandingnya dengan memberikan pelatihan-pelatihan bagi para pelaku usaha mesin, para mahasiswa, serta orang-orang yang ingin belajar mengenai dunia mesin pengemasan dan pengisian, membuat beberapa artikel tentang dunia mesin atau menerbitkan buku, menjadi narasumber pembicara dalam seminar-seminar bisnis juga termasuk dalam rangka membangun branding.
  7. Cari dan pilihlah partner yang baik dan sesuai untuk usaha anda. Kebanyakan UKM belum begitu faham akan pentingnya partner untuk mengembangkan usaha mereka. Jika mereka menganggap partner itu penting, maka usaha yang digeluti lebih cepat berkembang dan dikenal orang. Contohnya dari sekian banyak pembeli di CV. Carmel Hill Machinery yang membeli mesin pengemasan dan pengisian merk Carmel, rata-rata usaha mereka masih tergolong UKM. Mereka menjadikan CV. Carmel Hill Machinery dengan brand nya merek Carmel menjadi salah satu partner usaha mereka. Jika ada kendala pada mesin pengemasan dan pengisian yang mereka beli, tak segan-segan CV. Carmel Hill Machinery segera berusaha memperbaiki kendala mesin yang terjadi. Dengan begitu mesin yang tadinya menghambat proses produksi, kini bisa berjalan dengan normal lagi. Begitulah seharusnya partner yang baik. Bisa memberikan sesuatu untuk kelancaran usaha partner nya. Dan CV. Carmel Hill Machinery siap untuk menjadi partner yang baik dalam pemenuhan kebutuhan usaha anda.

Semoga bermanfaat.

Jurus Jitu Kejar Target Penjualan

Dalam teknik menjual, banyak sales melakukan kesalahan-kesalahan mendasar dalam menjual barang atau produk dagangannya dan tanpa sadar telah melakukan kesalahan yang mengakibatkan tidak terpenuhinya target seperti yang ia harapkan, susahnya mendapatkan konsumen baru, serta turunnya kepercayaan pelanggan. Padahal jika saja penjual atau sales mau berusaha dan belajar, kesalahan-kesalahan tersebut tidak mungkin terjadi sehingga target yang diharapkan dapat tercapai sesuai keinginan perusahaan.

Beberapa jurus jitu mendasar agar target bisa tercapai :

  1. Kenali dan pahami produk yang dijual. Cari tau dan kuasai mengenai pengetahuan apa saja tentang produk yang dijual. Dengan begitu, penguasaan pengetahuan mengenai produk bisa memperlancar dalam menjelaskan detail setiap produk yang akan dijual kepada calon pembeli baru ataupun pelanggan. Pertanyaan sulit ataupun sederhana mengenai produk yang akan ditanyakan oleh calon pembeli akan dengan mudah terjawab jika kita memahami betul produk yang dijual, sehingga pembeli lebih mudah percaya, tidak ragu, dan yakin dengan produk tersebut.
  2. Persiapkan segala sesuatu dengan sebaik-baiknya untuk menyambut calon pembeli. Persiapan yang baik dan matang dari seorang penjual akan mempengaruhi tingkat ketertarikan pembeli juga. Kesiapan itu diantarnya adalah : brosur, produk untuk demo, alat peraga, alat pendukung produk tersebut, bahkan jika perlu testimoni dari pelanggan-pelanggan yang sudah ada akan lebih membuat calon pembeli tertarik produk tersebut. Tidak lupa juga persiapkan waktu yang baik, buat janji dengan calon pembeli, berusaha disiplin dan tepat waktu itu juga jurus penting dalam menarik simpati pembeli.
  3. Jangan terlalu banyak berbicara, tetapi perbanyak mendengar keluhan dan kebutuhan pembeli. Berusaha mengerti kemauan dan keinginan pembeli maunya seperti apa, termasuk soal diskon atau potongan harga dan tambahan hadiah juga tidak boleh dilupakan. Pembeli akan sangat menyukai jika produk yang dijual diberi embel-embel diskon ataupun hadiah.
  4. Peduli dengan pembeli adalah sesuatu yang penting juga. Sayangnya kadang seorang penjual melupakan hal itu karena yang difikirkan hanya kejar target. Setelah produknya terjual, banyak penjual yang tidak peduli lagi dengan pembeli, apakah pembeli merasa puas, ataukah pembeli membutuhkan after sales dari produk yang ia beli. Penjual harus benar-benar peduli, peka, dan tulus kepada pembeli karena ini salah satu kunci agar tetap dipercaya pelanggan. Produk yang dijual tetap jadi langganan, serta pelanggan akan merekomendasikan ke orang lain untuk menggunakan produk kita. Ini salah satu bonus keuntungan bagi para penjual karena kita tidak perlu mengeluarkan budget yang mahal untuk pasang iklan.

Nah, itu tadi sedikit mengenai jurus mendasar mengejar target penjualan. Jika penjual atau sales perusahaan menerapkan hal ini, kemungkinan besar tingkat penjualan akan meningkat dan target penjualan akan terpenuhi sesuai keinginan.

Selamat berbisnis!

Gaya Kepemimpinan Salah, Perusahaan Jadi Taruhannya

Seiring dengan berkembangnya zaman, kepemimpinan mulai berkembang bersamaan dengan tumbuhnya ilmu manajemen yang lebih khususnya pada ilmu memimpin. Ilmu memimpin sebenarnya tidak sulit tetapi butuh trik dan keahlian khusus bagi seorang pmeimpin agar orang yang dipimpin mau menurut dengan apa yang diinginkan atau sesuai yang diharapkan. Di dalam suatu perusahaan,organisasi atau kelompok ilmu memimpin sangat diperlukan. Manfaat terbesarnya adalah agar suatu perusahaan atau organisasi dapat dibentuk dan diarahkan sesuai tujuan yang diharapkan.

Kepemimpinan atau leadership bisa diartikan sebagai kemampuan seseorang dalam mempengaruhi, mengajak, dan mengarahkan tingkah laku orang lain atau bawahan, serta memiliki kemampuan atau keahlian khusus dalam bidang yang diinginkan oleh kelompoknya,untuk mencapai tujuan organisasi atau kelompok.

Ada beberapa macam gaya Kepemimpinan :

  1. Otoriter adalah gaya kepemimpinan yang segala keputusan dan kebijakan nya diambil dari si pemimpin itu sendiri secara utuh tanpa campur tangan orang lain dan bawahan hanya melaksanakan dan mengerjakan perintah yang disuruh pimpinannya. Gaya kepemimpinan model ini banyak sekali kelemahannya terutama jika diterapkan di perusahaan. Salah satunya tidak ada kedekatan antara atasan dan bawahan.
  2. Demokratis adalah gaya kepemimpinan yang memberikan wewenang secara luas kepada karyawan atau bawahannya, tidak semena-mena hanya keputusan dari pimpinan, tetapi seluruh tim ikut serta dalam penyelesaian pengambilan keputusan jika ada suatu masalah. Dengan model gaya kepemimpinan seperti ini diharapkan adanya campur baur antara atasan dan bawahan, saling memberi ide dan masukan antar tim kerja, sehingga tidak ada kesenjangan jabatan yang bisa memberikan jarak di dalam struktur organisasi perusahaan.
  3. Bebas adalah gaya kepemimpinan yang pemimpin hanya terlibat dalam kuantitas yang kecil dimana bawahan yang aktif dalam menentukan tujuan dan penyelesaian masalah yang dihadapi oleh suatu kelompok atau organisasi di dalam perusahaan. Model gaya kepemimpinan ini pimpinan biasanya tidak tau sejauh mana perkembangan perusahaan. Yang pimpinan tau hanya hasil dari pencapaian target yang dibebankan kepada bawahan. Kelemahan dari model ini adalah bawahan bisa semena-mena dalam melakukan tindakan apapun tanpa harus pimpinan tau. Jika hal yang dilakukan bawahan membawa dampak positif bagi kemajuan dan perkembangan perusahaan tidak ada masalah, tetapi jika malah memberi dampak negatif ? perusahaan itu sendiri yang akan terkena imbasnya.

Untuk itu pemilihan model gaya kepemimpinan sangat penting dalam proses perkembangan di perusahaan. Karena salah memimpin dan memilih model gaya kepemimpinan, perusahaan atau organisasi yang menjadi taruhannya. CV. Carmel Hill Machinery sendiri pimpinan perusahaan lebih menganut gaya kepemimpinan demokratis. Dimana semua ikut serta dan bekerja sama dalam penentuan tujuan serta penyelesaian masalah yang ada di dalam perusahaan. Sehingga hubungan atasan dan bawahan dapat terjalin dengan baik, pimpinan tau sejauh mana perkembangan perusahaan, dan akhirnya bawahan juga tidak semena-mena dalam melakukan tindakan yang melenceng karena adanya pantauan dari pimpinan.

Thermocouple – satu lagi tentang Thermocouple yang sebaiknya Anda tahu

Pernahkah anda menjumpai dua kawat logam yang berbeda jenis dan digabungkan ujung-ujung nya di dalam mesin anda? Pasti beberapa dari anda sering melihat nya bukan? apalagi para bagian maintenance mesin di suatu pabrik, mungkin penampakan ini menjadi hal yang menjadi makanan sehari-hari. Iyaaaa,,,,benda tersebut biasanya disebut termokopel (Thermocouple). Disini akan sedikit kita bahas mengenai termokopel ini. Termokopel (Thermocouple) bisa diartikan suatu  jenis sensor suhu yang digunakan untuk mendeteksi ataupun mengukur suhu melalui dua jenis logam konduktor berbeda yang digabung pada ujungnya sehingga menimbulkan efek “Thermo-electric”. Nah Efek Thermo-electric pada Termokopel ini ditemukan oleh seorang fisikawan Estonia bernama Thomas Johann Seebeck pada Tahun 1821, dimana sebuah logam konduktor yang diberi perbedaan panas secara gradient akan menghasilkan tegangan listrik. Perbedaan Tegangan listrik diantara dua persimpangan (junction) ini dinamakan dengan Efek “Seeback”. Satu jenis logam konduktor yang terdapat pada Termokopel akan berfungsi sebagai referensi dengan suhu konstan (tetap) sedangkan yang satunya lagi sebagai logam konduktor yang mendeteksi suhu panas. Termokopel itu sendiri merupakan salah satu jenis sensor suhu yang paling populer dan sering digunakan dalam berbagai rangkaian ataupun peralatan listrik dan Elektronika yang berkaitan dengan Suhu (Temperature). Kelebihan yang dimiliki nya yaitu  respon yang cepat terhadap perubahaan suhu, rentang suhu operasionalnya yang luas berkisar antara -200˚C hingga 2000˚C, dan tahan terhadap goncangan/getaran dan mudah digunakan. Ada beberapa Jenis  Thermocouple yang biasa kita jumpai :

Termokopel Tipe E :

Bahan Logam Konduktor Positif : Nickel-Chromium
Bahan Logam Konduktor Negatif : Constantan
Rentang Suhu : -200˚C – 900˚C

Termokopel Tipe J

Bahan Logam Konduktor Positif : Iron (Besi)
Bahan Logam Konduktor Negatif : Constantan
Rentang Suhu : 0˚C – 750˚C

Termokopel Tipe K

Bahan Logam Konduktor Positif : Nickel-Chromium
Bahan Logam Konduktor Negatif : Nickel-Aluminium
Rentang Suhu : -200˚C – 1250˚C

Termokopel Tipe N

Bahan Logam Konduktor Positif : Nicrosil
Bahan Logam Konduktor Negatif : Nisil
Rentang Suhu : 0˚C – 1250˚C

Termokopel Tipe T

Bahan Logam Konduktor Positif : Copper (Tembaga)
Bahan Logam Konduktor Negatif : Constantan
Rentang Suhu : -200˚C – 350˚C

Termokopel Tipe U (kompensasi Tipe S dan Tipe R)

Bahan Logam Konduktor Positif : Copper (Tembaga)
Bahan Logam Konduktor Negatif : Copper-Nickel
Rentang Suhu : 0˚C – 1450˚C

Nah dari uraian penjelasan di atas, setidaknya kita bisa sedikit tahu pengertian, fungsi, dan jenis termokopel secara mendasar dan sederhana. Semoga bermanfaat.

 

 

Kerja Tim, Gampang Gampang Susah

Selamat pagi Sahabat, bagaimana anda memulai pekerjaan hari ini? Pasti dengan semangat yang luar biasa bukan? Ditemani setumpuk pekerjaan individual yang sudah menanti dengan senyuman dan juga pekerjaan tim yang harus segera di meeting kan.

Nah kali ini kita akan membahas mengenai kerja tim. Apa itu kerja tim? Team work / Kerja tim bisa kita artikan sebagai suatu pekerjaan yang dilakukan oleh dua orang atau lebih untuk tujuan yang ingin dicapai bersama dalam suatu perusahaan. Kerja sama yang dilakukan oleh tim akan lebih efektif dan efisien daripada kerja secara perorangan. Kerja sama dalam tim akan menjadi kunci kesuksesan kinerja dan prestasi kerja dari suatu perusahaan. Cara kerja tim yang baik diharuskan adanya kesamaan, kesepahaman, keselarasan, komitmen bersama dalam bekerja agar tujuan dan keinginan bersama dapat tercapai.

Bagi kebanyakan orang, kerja tim (teamwork) kadang dianggap sebagai sesuatu yang gampang gampang susah untuk dilakukan. Pasalnya jika kita bekerja dalam sebuah tim, maka segala ego dan emosi pribadi kita harus benar-benar disingkirkan agar hal-hal yang bisa menghambat kinerja dalam tim bisa diatasi dan tidak menjadi suatu masalah yang mengakibatkan gagalnya kerja dalam suatu tim.  Berbeda dengan kerja secara individual yang dituntut sendiri dalam mengerjakan dan penyelesaian nya.

Kerja tim itu kadang bisa dibilang susah karena menyatukan ego dan emosi antara satu orang dengan yang lain tidaklah mudah. Harus benar-benar ada tekad dan niat dalam menyatukan setiap perbedaan individu yang lain. Di sisi lain dibilang gampang karena nantinya setiap pekerjaan yang kita kerjakan akan menjadi lebih mudah dan cepat pencapaiannya. Dengan begitu sesulit apapun pekerjaan kita jika kita kerjakan dalam kerja tim akan bisa diatasi bersama.

Sisi positif yang dapat kita ambil dari kerja sama tim adalah :

  1. Dapat menyatukan berbagai pendapat dalam sebuah diskusi kerja, dengan begitu akan melatih juga menghargai setiap pendapat orang lain.
  2. Saling mengisi ilmu jika salah satu dari tim ada yang tidak bisa.
  3. Target perusahaan bisa cepat terpenuhi dan realisasi kerja tidak butuh waktu yang lama.
  4. Timbul rasa pengertian dan tanggung jawab dalam diri masing-masing individu karena sejak awal sudah dilatih dalam menghargai setiap orang

5.Mempercepat keberhasilan tim dan kesuksesan dalam perkembangan perusahaan.

Untuk itu, kerja tim sangat dibutuhkan demi tercapainya tujuan bersama dalam perusahaan.

Menikmati Penderitaan sebagai sebuah Anugerah

Ada sebuah cerita tentang seorang anak muda yang stres dengan kehidupannya. Setiap harinya harus serba kekurangan. Ia bekerja sebagai seorang buruh tani. Gaji yang ia dapatkan hanya bisa untuk makan tiap hari nya. Ada yang berbelas kasihan memberi makan sudah untung kadang ia juga merasakan tak makan dalam 2 hari. Lalu ia mencoba kesana kemari cari pekerjaan lain tapi tak kunjung ia dapatkan. Ia bosan dengan kehidupannya yang begitu sangat menderita baginya. Akhirnya ia bertemu dengan seorang janda kaya raya dan menikahinya. Tak lama kemudian janda itu mati. Si anak muda pun menikmati harta janda itu dan ia sudah tak mau bekerja lagi. Ia hanya ingin menikamati setiap hari nya dengan berfoya-foya, jalan-jalan pakai mobil mewah, ke clubing, dan apapun kegiatan tiap harinya hanya untuk senang-senang dan menghabiskan uang.

Hari demi hari ia lalui seperti itu. Semua keinginannya serba terpenuhi. Dan semua itu berlalu dengan cepat. Sebulan, 2 bulan, 3 bulan dia mulai bosan. Dia tidak mau segala keenakan ini lagi. Rasanya bikin eneg dan mual. Ia jadi lupa dengan ibadah dunia nya. Ia jadi lupa dengan Tuhan nya. Bahkan ia lupa pernah sengsara sehingga menjadikannya orang yang kufur nikmat.

Suatu hari ia berfikir untuk mencoba mencari pekerjaan lagi tetapi alhasil pekerjaan pun tak kunjung ia dapatkan. Ia mulai bosan dan ingin mengulangi kehidupannya seperti dulu. Kehidupan yang serba kekurangan tetapi menjadikan nya tau baha disetiap kesusahannya ada kenikmatan.

Pelajaran yang bisa kita petik dari cerita pendek ini adalah “Manusia itu baru ingat dan menghargai segala kenikmatan yang dia rasakan, ketika kesedihan dan kesengsaraan juga dirasakan nya.” Kehidupan adalah sebuah keseimbangan antara kenikmatan dan penderitaan, inilah yang memperkaya warna kehidupan kita. Selamat mengahargai kesengsaraan anda, karena disanalah anda akan menemui kenikmatan yang lebih.

 

Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian