Menggunakan Coolant Radiator untuk Sirkulasi air pada Mold – Bolehkah ??

Hasil gambar untuk radiator coolant    Hasil gambar untuk blowing mold

Mesin-mesin yang menggunakan mold untuk mencetak plastik.Baik dengan sistem injeksi ataupun dengan sistem blowing, seringkali dituntut memiliki sirkulasi air pendingin yang membantu kondisi mold agar tidak over heating.

Kami sering sarankan untuk membuat kolam air dengan ukuran 1 meter kubik.Sebetulnya tidak ada ketentuan untuk ukuran kolam ini.Anda bisa membuat dengan ukuran berapa saja.Bahkan dengan menggunakan bak penampung air apapun juga bisa.
Namun karena seakan sudah menjadi standard umum yang kurang jelas asal usulnya darimana ukuran ini, maka ya sudahhh …. kami ajak pengguna untuk ikut saja dengan alasan agar suhu air tetap terjaga dalam jangka waktu pengoperasian mesin yang panjang.

Bahkan akhir-akhir ini, muncul pertanyaan baru lagi yang membandingkan pendinginan mold dengan pendinginan sistem radiator kendaraan bermotor.Bisakah dengan ukuran bak penampung air yang lebih kecil, tetapi isi bak nya adalah Coolant Radiator ??
Jawabannya : BOLEH

Air Coolant Radiator memiliki zat-zat aditif yang memang berfungsi untuk mempercepat pendinginan mesin.Tentu karena tuntutan mold mesin adalah sama … minta suhunya terjaga tetap dalam suhu ruangan …. maka penggunaan Radiator Coolant tentu juga sangat membantu.

Misal dengan Bak penampung air berukuran 40x40x30cm saja … tapi isinya adalah Radiator Coolant.Yang penting bak penampung tidak boleh terbuat dari plastik.Sebaiknya terbuat dari bahan logam dan tertutup rapat.
Jangan juga dari bata bangunan seperti kolam, seperti kalau kita menggunakan standard kolam 1 meter kubik …. karena akan terjadi penguapan dan radiator coolant akan cepat habis…. sayang bukan ??

Intinya boleh dan bagus juga …. asal ya itu, bak dari logam dan tertutup.