Perawatan Penyumbang Efisiensi

Hasil gambar untuk maintenance

Jika kita telah dari judul diatas, apakah perawatan memang penyumbang efisiensi ataukah malah sebaliknya? Kalau kita nalar secara logika jelas setengah setengah, kenapa? Karena dari kita pasti mikirnya perawatan butuh uang lebih, butuh keluarin dana lagi, dan macem macem opini. Coba sekarang kita nalar dengan logika, mesin yang kita rawat, gampang rusak apa tidak? Pasti jawabnya tidak, sedangkan yang tidak kita rawat? Sudah pasti bobrok. Mungkin belum kelihatan di awal-awal tahun, tetapi setelah itu? Saya yakin pasti rusaknya membuat anda mengeluarkan uang lebih banyak daripada biaya untuk perawatan. Betul tidak?

Asumsi dasar penerapan perawatan adalah bahwa makin baik  perawatan makin tinggi effisiensi dan keuntungan yang akan  diperoleh. Ada dua persoalan umum yang dihadapi perusahaan  dalam penerapan perawatan, yaitu masalah teknik dan masalah  ekonomi. Adapun masalah teknis adalah segala upaya untuk  menyiapkan mesin/alat agar siap pakai, terencana dan terukur.  Artinya bahwa semua mesin/alat terhindar dari kemacetan
mendadak akibat tidak pernah dilakukan inspeksi dari program  preventive. maka ada dua hal yang perlu dipikirkan:

  1. Apakah tindakan yang harus dilakukan untuk menjaga,  merawat dan memperbaiki mesin/alat dari kemacetan dan  kerusakan
  2. Perangkat apa saja yang diperlukan untuk menunjang  kegiatan reparasi, perbaikan dan overhaul, agar proses pemeliharaan dapat dikerjakan.

Sistim pemeliharaan yang baik adalah berbeda untuk masing masing pabrik karena masing-masing pabrik berbeda dalam  pemakaian bahan dan energinya. Sistim pemeliharaan dimulai dengan mengoptimumkan sistim teknis pemeliharaan agar menjadi  efisien, ini adalah konsep pemeliharaan produktif dengan basis  ekonomi. Jadi dalam aspek ekonomi yang menjadi penekanan adalah  bagaimana upaya-upaya yang harus dilakukan agar pemeliharaan menekan biaya dan menguntungkan perusahaan.  Kerjasama yang baik diantara bagian perencanaan, bagian  inspeksi, dan bagian produksi harus dijaga untuk mengoptimumkan  sistim yang dipakai pada pemeliharaan produktif. Tujuan dari  pemeliharaan atau perencanaan lain adalah untuk merencanakan  pemeliharaan dari masing-masing fasilitas yang ada sesuai dengan umur masa pakainya dan dengan mengurangi biaya pemeliharaan  tahunan, dengan cara pendekatan inspeksi dan pekerjaan perbaikan  pada waktu diadakannya pembongkaran pabrik tahunan atau  pemeliharaan yang lain-lain. Keperluan memasang mesin cadangan/equipmen ditentukan  oleh hasil dari konsep pemeliharaan produktif. Biaya tambahan  untuk unit-unit cadangan dapat ditentukan dengan membandingkan  biaya investasi dengan uang yang kembali bila kiat memakai sistim  pemeliharaan rutin untuk seluruh mesin yang ada dalam pabrik  tersebut. Secara umum mesin-mesin atau equipmen yang besar dan mahal diharapkan dapat berjalan secara rutin pada masa-masa  pemeliharaan tersebut, hingga mesin-mesin atau unit-unit cadangan  dapat ditiadakan.