Makanan Olahan merupakan produk yang umumnya dikategorikan sebagai jenis makanan siap saji yang memiliki sifat mudah rusak.Mudah rusak karena umumnya tidak diberikan pengawet.
Beberapa merek bahkan benar-benar serius menyasar target market orang-orang yang berpikir dan berpola hidup sehat.
Sudah pasti kelompok ini anti terhadap makanan yang mengandung bahan pengawet berbasis kimia.

 Oleh karena itu dibutuhkan sebuah teknologi untuk membantu pengawetan produk tanpa adanya tambahan bahan apapun yang menyatu dengan makanan dan dikonsumsi oleh tubuh.

 

Teknologi kemasan vakum adalah jawaban untuk permasalahan ini.Kemasan dijadikan sebagai pemeran utama dalam proses pengawetan produk yang akan membantu produk mempertahankan diri dari kerusakan fisik maupun kerusakan kimiawi.

 

 

Kerusakan fisik ditandai dengan rusaknya tekstur produk seperti patah, hancur, remuk, dll.Sedangkan kerusakan kimiawi ditandai adanya perubahan warna, perubahan bau, perubahan kadar air pada produk, dll.

Kerusakan fisik umumnya disebabkan oleh benturan dan tekanan.

Kerusakan kimiawi umumnya disebabkan oleh kontaminasi oleh udara, air, minyak, dll.

Pertanyaannya, berapa lama kemasan vakum dan seberapa efektif kemasan vakum dapat melindungi produk dari kerusakan fisik dan kimiawi yang terjadi ?

Kerusakan produk memang tidak semata-mata disebabkan oleh faktor luar.Faktor internal produk itu sendiri menyangkut bagaimana produk diolah, kebersihan air untuk mencuci, kualitas minyak yang digunakan untuk menggoreng, dll memiliki pengaruh yang besar pula dalam masa konsumsi produk pangan.

Kemasan vakum hanya akan melindungi produk dari kerusakan yang disebabkan oleh faktor eksternal.

Sehingga mengandalkan kemasan vakum sebagai satu-satunya pelindung merupakan kesalahan besar.Faktor internal produk itu sendiri memiliki peranan yang cukup besar pula.

Sehingga pertanyaan seberapa efektif kemasan vakum dapat memberikan perlindungan terhadap produk sangat tergantung dari tiap-tiap produk itu sendiri dan kesesuaian mesin kemasan vakum dengan produk.

Tidak semua mesin kemasan vakum cocok untuk setiap jenis produk yang berbeda-beda.Contohnya produk hasil laut mentah yang sangat rentan dengan proses kerusakan kimiawi disarankan untuk menggunakan mesin kemasan vakum dengan model chamber dengan pompa 1 KW keatas.

Udara yang harus dikeluarkan dari kemasan untuk produk hasil laut mentah tidak hanya udara yang ada di dalam kemasan diluar produk, namun juga udara yang dibawa oleh produk di dalam tubuhnya.Kekuatan tekanan vakum pada mesin kemasan vakum sangat dibutuhkan untuk meminimalisir adanya udaha tersis di dalam tubuh biota laut yang dikemas.

Menganggap bahwa mesin kemasan vakum bisa dibeli tanpa mempertimbangkan kecocokan dengan produk akan membawa kesia-siaan.Produk yang sudah di vakum sesungguhnya sama saja dengan dikemas tanpa di vakum.
Antara produk yang dikemas dan mesin kemasan vakumnya harus sesuai. 
Kesesuaian keduanya akan membuat hasil kemasan dapat melindungi produk secara maksimal.

  

 

 

 

2 + 9 =

mesin kemasan vakum
error: Content is protected !!