Mesin Pengisian dengan Sistem Piston Filler

Mesin Pengisian adalah mesin untuk melakukan pengisian suatu produk ke dalam kemasan
seperti mesin untuk mengisi minyak goreng ke dalam kemasan botol, atau mengisi minuman serbuk ke dalam kemasan sachet, atau mengisi selai ke dalam kemasan jar.

Hasil gambar untuk filling animation

 

 

Hasil gambar untuk filling animation

Hasil gambar untuk vffs animation

 

Berbagai model mesin pengisian saat ini tersedia di pasaran.Pilihannya sangat tergantung dari jenis produk, bentuk kemasan, isi per kemasan.
Tidak ada mesin pengisian yang all in one alias 1 mesin bisa dipakai untuk semua produk.

Bahkan banyak diantaranya yang sangat spesifik karena tuntutan dari produk yang dikemas,
Seperti pengisi dan kemasan untuk odol (toothpaste), mesinnya dirancang khusus hanya untuk pengisian odol.Tidak bisa sekaligus digunakan untuk mengisi sabun cair atau shampo.

Begitu spesifiknya mesin pengisian, maka artikel kali ini secara khusus membahas tentang mesin pengisian.
Kami tidak memberi judul Tips Membeli Mesin Pengisian, karena seyogyanya ini bukan sebuah tips.Namun dengan memperhatikan beberapa hal yang kami tulis di artikel kali ini, akan banyak membantu dalam proses pembelian unit mesin pengisian

  1. PRODUKNYA APA ?? –> Hal pertama yang ingin kami tahu ketika ada seorang calon pembeli menanyakan mesin pengisian, adalah Produknya Apa . Karena beda produk, mesin pengisian akan beda pada sistem pengisiannya (cara memasukkan produk ke dalam kemasan).Ada produk yang sangat kental sehingga harus didorong oleh sebuah piston atau ulir untu, ada yang sangat encer sehingga sistem pengisian harus banyak memiliki seal untuk meredam rembesan atau mengurangi titik gravitasi, ada juga produk serbuk yang sangat halus sehingga jatuhnya ke dalam kemasan harus secara perlahan.Produknya apa akan membedakan mesin yang akan digunakan.
  2. KEMASANNYA APA ?? —> setelah produknya jelas, selanjutnya adalah kemasannya apa.Apakah kemasan botol, atau kantong plastik, atau jerigen, dll.Pada mesin manual atau semi automatic, kemasan dapat diabaikan.Setelah tahu produknya apa, sudah cukup bagi kami untuk menentukan pilihan mesin yang digunakan.Tapi tidak demikian dengan mesin pengisian otomatis.Mesin pengisian otomatis lebih spesifik dalam proses penanganan kemasan.Apakah kemasan akan dijalankan di sebuah conveyor, ataukah akan ditangani oleh sebuah penjepit, atau akan diletakkan di sebuah hopper lalu diturunkan, dan lain sebagainya.
  3. ISI PER KEMASANNYA BERAPA ?? —> setelah mengetahui produk dan kemasannya, yang terakhir adalah isi per kemasannya berapa gram atau berapa liter ? Setiap mesin dibuat dengan kemampuan yang memiliki keterbatasan.seadnainya mesin dibuat dengankemampuan yang tidak terbatas, tentu akan menghasilkan harga yang sangat tinggi sekali.Untuk menghindari hal ini, kami mengajak calon pembeli untuk tidak membubuh nyamuk dengan membakar rumah.Beli mesin seperlunya, sesuai kebutuhan … sehingga mesin bisa digunakan dengan baik, namun tidak mengeluarkan biaya yang tidak perlu.Kalau kebutuhannya 100ml s/d 1000 ml …. cukup menggunakan yang sesuai kebutuhan saja.Atau misal ada rencana pengembangan produk, bisa menggunakan yang kemampuan kapasitas hingga 2000 ml saja.Tidak perlu membeli yang 10.000ml …. berlebihan dan pemborosan.
    Inilah maksud dan tujuan dari isi per kemasan ditanyakan

 

Namun kenyataan yang dijumpai di pasaran ….. banyak pembeli mesin pengisian yang bercerita kepada kami ‘Salah Beli’
Mengapa kejadian salah beli ini cukup banyak ?

Penyebab yang pertama yang sering kami jumpai adalah Cari Mesin Pengisian Ready Stock
Inilah penyebab terbesar salah beli.Terburu mesin hendak segara dipakai, memaksakan diri mencari unit pengisian otomatis ready stock.
Mengingat begitu spesifiknya mesin pengisian terhadap jenis produk, isi kemasan, dan material kemasan …. mencari unit ready stock seringkali menyebabkan kelalaian kedua belah pihak … baik penjual maupun pembeli.
Ada beberapa penjual yang akhirnya memanfaatkan situasi.Mereka sudah tahu bahwa mesin yang dimiliki tidak sesuai dengan produk calon pembeli.Namun karena kebutuhan akan komisi, mesin cepat laku …. kalau ditunda penjualannya sama saja kehilangan kesempatan jualan.
Ketemu dengan calon pembeli yang terburu-buru tentu adalah sebuah momen berharga yang tidak bisa dilewatkan begitu saja.Prinsip penjualan mereka mengajarkan demikian.
Selanjutnya bisa dibayangkan sendiri apa yang akan terjadi ….

Penyebab kedua adalah minimnya pengalaman dan pengetahuan penjual akan produk mesin yang dijualnya.Kejadiannya tidak beda jauh dengan situasi Cari Ready Stock.Disini penjual melihat ada pembeli mencari mesin, kalau bilang tidak ada kan sayang sekali.Akhirnya tanpa pengetahuan yang memadai dan pengalaman, mencoba menyediakan mesin yang dicari oleh pembeli.
Setelah semua proses transaksi dilalui dan unit mesin terjual …. pada awal instalasi ternyata kondisi mesin tidak berjalan mulus, keadaan di lokasi unit ditempatkan berbeda dengan bayangan sebelumnya ….. persoalan mulai muncul.Penjual kesulitan melakukan instalasi, mesin tidak cocok dengan produk pembeli, pengisian tidak stabil, dan banyak persoalan lainnya.

Semoga artikel kali ini membantu calon pembeli mesin pengisian, ataupun yang sudah pernah membeli namun mengalami 2 kondisi disebutkan diatas ….. Semoga Membantu