Penggunaan SSR pada Mesin

Beberapa gambar diatas memperjelas bagaimana cara pemasangan SSR (Solid State Relay) pada unit mesin

Sama seperti jenis Relay lainnya, SSR adalah sebuah saklar otomatis yang memerlukan sumber tegangan sebagai pemicu aktif atau tidaknya SSR, dan beban yang digerakkan

Dalam dunia mekatronik, khususnya pada mesin industri ….. penggunaan relay adalah bagian penting yang dapat mengatur sebuah sistem untuk bekerja secara harmoni.Tanpa adanya Relay, perangkat-perangkat secanggih apapun tidak akan bekerja sebagaimana mestinya

Berbagai industri mekatronik telah memproduksi ebrbagai macam relay untuk berbagai macam keperluan.Yang umum kita kenal adalah Relay Mekanik karena sangat banyak dijumpai di pasaran.

Namun ada jenis relay lagi yang menjadi pokok bahasan kita kali ini, yaitu SSR atau Solid State Relay.
Apa itu SSR dan bagaimana cara bekerjanya, serta kapan harus digunakan ?
SSR adalah Relay yang bagian kontaknya berupa Octocoupler, yaitu sebuah komponen elektronika yang kondisi On-Off nya dipicu oleh cahaya.
Ketika sebuah SSR diberi tegangan, maka komponen octocoupler akan aktif dan mengeluarkan cahaya.Cahaya tersebut memicu kontak untuk posisi tertutup (NC) atau terbuka (NO) tergantung spesifikasi SSR yang digunakan.

SSR umumnya dipilih untuk penggunaan pada rangkaian-rangkaian otomatisasi yang tidak diinginkan untuk menimbulkan pembuangan arus ketika kontak beralih posisi dari tertutup ke terbuka atau terbuka ke tertutup.
Perlu diketahui, bahwa pada relay mekanik, arus yang tiba-tiba diputus atau dihubungkan akan menimbulkan hentakan arus balik.
Pada penggunaan SSR, arus balik ini tidak terjadi.

Sehingga dalam mesin-mesin packaging yang menjadi main bussiness mesin77 …. SSR digunakan sebagai relay untuk heater.Mengingat heater sangat rentan putus akibat adanya arus balik ini.
Namun pada motor AC 1 phase atau motor AC 3 phase, penggunaan SSR sebaiknya tidak disarankan, mengingat kekuatan relay mekanik yang jauh lebih baik dalam menghubungkan arus-arus berkuatan besar seperti arus yang diperlukan untuk menggerakkan motor AC (motor induksi)