Di tengah tren industri 4.0, kecepatan dan akurasi pengisian cairan menjadi kunci kompetitif. PLC Mitsubishi hadir sebagai otak andal yang mampu mengontrol pompa, sensor level, dan valve dalam satu ekosistem terintegrasi.
Artikel ini akan menuntun Anda—para teknisi mesin—memahami konfigurasi hardware, logika ladder, hingga simulasi nyata mesin filling berbasis PLC Mitsubishi. Mari kita mulai!

Cek Produk :
CHM-6L Mesin Filling Otomatis untuk Cairan dan Minyak Termurah
Kenapa PLC Mitsubishi Dipilih untuk Mesin Filling?
- Kestabilan Komunikasi: Port Ethernet built-in pada seri FX5U memungkinkan komunikasi real-time dengan HMI tanpa modul tambahan.
- Modul Ekspansi Mudah: Tambahkan modul analognya (FX5-4AD) untuk membaca sensor level ultrasonik hanya dengan colok pasang.
- Software GRATIS: GX Works3 dilengkapi simulator, sehingga testing program bisa dilakukan di laptop tanpa hardware.
Konfigurasi Hardware Singkat
| Komponen | Tipe | Fungsi |
|---|---|---|
| PLC | FX5U-32M | CPU utama |
| Sensor Level | HC-SR04 (4–20 mA) | Deteksi ketinggian cairan |
| Pompa | 24 V DC | Isi cairan ke botol |
| Solenoid Valve | 2/2 way, 24 V | Buka/tutup aliran |
| Push Button | NO & NC | Start/Stop manual |
Cek Produk :
Mesin Filling Botol Kaca Model Rotary Monoblok
Contoh Program Ladder PLC Mitsubishi (500 mL Filling)
Tujuan: Mengisi botol 500 mL ±2 %, durasi maksimal 5 detik.
I/O Mapping
- X0 : Start PB
- X1 : Stop PB / Emergency
- X2 : Sensor botol ada (photocell)
- X3 : Sensor level high (ketika 500 mL tercapai)
- Y0 : Pompa ON
- Y1 : Solenoid Valve ON
Logika Utama
- Saat botol terdeteksi (X2 ON) dan tombol start ditekan (X0 rising edge), pompa dan valve aktif.
- Counter internal (D0) menghitung pulsa sensor flow 1 mL/detik.
- Ketika D0 ≥ 500, pompa & valve OFF secara otomatis.
- Emergency (X1) memaksa semua output OFF tanpa delay.
Cuplikan Ladder GX Works3
Network 1: Start Condition
LD X0
AND X2
AND M0 (* M0 adalah interlock) SET M1 ( M1 = filling enable *)
Network 2: Emergency Reset
LD X1
RST M1
ZRST Y0 Y1
Network 3: Filling Process
LD M1
ANI X3 (* X3 = high level ) OUT Y0 ( Pompa ON ) OUT Y1 ( Valve ON *)
Network 4: Volume Counter
LD Y0
AND PLS_1mL (* Pulsa dari flowmeter *)
INCP D0
Network 5: Stop at 500 mL
LD= D0 K500
RST M1
RST Y0
RST Y1
Tips Optimasi
- Gunakan PID built-in FX5U untuk menjaga tekanan pompa konstan selama filling.
- Tambahkan filter debounce pada input photocell (timer 50 ms) agar tidak salah trigger karena getaran conveyor.
Cek Produk :
Mesin Shrink Packaging 2 in 1 – Pemotong Plastik dan Tunnel Pemanas
Simulasi & Troubleshooting Cepat
- Di GX Works3, tekan “Simulator” → “Debug” → “Device Monitor”.
- Ubah nilai D0 secara manual untuk melihat output Y0/Y1 OFF pada 500.
- Jika filling melebihi toleransi, kalibrasi sensor flow dengan rasio 1 pulsa = 0,8 mL.
Kesimpulan
Dengan contoh program ladder di atas, Anda telah memiliki fondasi kuat mengendalikan mesin filling cairan menggunakan PLC Mitsubishi.
Langkah selanjutnya, eksplorasi fitur WebServer FX5U untuk monitoring via smartphone atau integrasi OPC-UA ke MES. Teruslah bereksperimen—karena di industri modern, inovasi tak pernah berhenti.












